Kemana para monyet yang dipaksa bekerja sebagai hiburan?
Hallow gowters!
Kali ini, aku mau kenalin ke kalian tentang monyet ekor panjang atau nama latinnya Macaca fascicularis , ia adalah spesies monyet asli Asia Tenggara lohhhhh dan sekarang tersebar di berbagai tempat di Asia. Monyet spesies ini hidup di dalam hutan dengan cara berkoloni, dan biasanya satu koloni terdiri dari 20-50 individu. Para spesies monyet ini biasanya memakan buah dari beberapa pohon buah seperti rambutan, pisang, nangka, dan lain sebagainya. Warna bulu dari spesies monyet ini beragam mulai dari abu-abu hingga kecoklatan dengan bagian detail garis berwarna putih, dan biasanya bayi monyet yang baru lahir memiliki bulu berwarna kehitaman. Masa kehamilan induk monyet spesies ini antara 153-179 hari, dan umumnya melahirkan satu ekor anak dengan rata rata masa hidupnya sekitar 15 tahun atau bahkan bisa lebih hingga 30 tahun lamanya.
Namun saat ini spesies monyet ini sudah hampir punahh, kira kira apa yaa penyebabnya? Kenapa mereka bisa punah? Apa tanggapan pemerintah mengenai masalah inii? Bagaimana cara kita menyikapi masalah ini? Oke, untuk menjawab pertanyaan ini aku bakal ajak kaliann buat lebih dalam memperkenalkan tentang sejarah monyet ekor panjang!
APA SIH YANG TERJADI DENGAN SPESIES MONYET SATU INI?
Jadi pada tahun 2013, sekitar 11 tahun lalu marak sekali hiburan topeng monyet. Sebuah hiburan dengan atraksi dari bayi monyet ekor panjang. Dan dari sinilah awal kepunahan spesies monyet ekor panjang. Jadi bayi dari monyet ekor panjang banyak digunakan sebagai peliharaan maupun hiburan, sebab bayi ini masih mudah untuk di jinakan. Namun pengambilan bayi monyet ekor panjang ini menaruhkan nyawa sang induk.
Topeng monyet, sebuah hiburan atraksi dengan menggunakan beberapa benda seperti motor mainan, payung mainan, dan lain lain. Biasanya monyet ini di paksa untuk beratraksi, dipekerjakan tanpa diberi upah yang setimpal, hidupnya tidak terjamin seperti habitatnya, dan disiksa untuk memenuhi target pendapatan manusia yang tak memiliki hati ini. Hiburan topeng monyet ini biasanya di nikmati oleh semua kalangan mulai dari anak anak bahkan sampai orang tua, oleh karna itu banyak sekali pekerja topeng monyet sebab pekerjaan ini mudah dan dapat dinikmati serta digemari oleh semua kalangan pada saat itu.
Menurut Forestation FKT UGM, selain menjadi sebuah hiburan berupa atraksi yang disebut topeng monyet, monyet ekor panjang ini kerap diperjualbelikan untuk mendapatkan sejumlah uang. Di Indonesia monyet ekor panjang lebih dari 4.700 dijual di laman Facebook kurun waktu 2020-2021, monyet-monyet yang dijual merupakan tangkapan dari alam liar, pada tahun 2020 Indonesia mengekspor 2.793 ekor ke Cina dan 120 ekor ke Amerika Serikat, dan diprediksi pada tahun 2021 jumlahnya semakin meningkat. Kurangnya regulasi mengenai eksploitasi monyet ekor panjang bahkan spesies ini belum masuk dalam kategori hewan yang dilindungi dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 106 Tahun 2018. Sedangkan berdasarkan assesment terakhir yang dilakukan IUCN pada tahun 2022 ini monyet ekor panjang sudah masuk kedalam kategori Endangerd/Terancam punah. Kurangnya hukum yang tegas ini tidak membuat para pelaku ini jera, mereka hanya melakukan kegiatan ini secara gelap- gelapan.
Dari sini kita dapat sadari bahwa selain menjadi hiburan monyet ekor panjang juga kerap diperjualbelikan demi keuntungan berupa uang semata.
Menurut Republika, monyet ekor panjang ini cukup membahayakan sekitarnya "Memelihara kera dapat membahayakan. Apalagi kera jantan yang tertarik dengan hormon wanita. Utamanya sedang hamil dan menyusui," kata Ardi, Senin (3/7/2023). Seperti contoh kasus ini, BKSDA Sumbar mendapatkan laporan adanya kera ekor panjang menyerang seorang bayi 10 bulan bersama ibunya, dan akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. Kera ekor panjang adalah satwa liar yang seharusnya hidup bebas. Karena bagaimanapun, kera mempunyai sifat liar yang berbahaya serta dapat menyebarkan penyakit yang merugikan manusia salah satunya adalah rabies.
PEMBERANTASAN PEMELIHARAAN & KEGIATAN JUAL BELI MONYET EKOR PANJANG
Tahun 2014, awal dihilangkannya para pekerja topeng monyet melewati kampanye sebab isu ini sudah menjadi isu internasional. Sebagai kompensasi, Jokowi menawarkan ganti rugi Rp 1 juta kepada setiap pemilik yang monyetnya disita, serta menawarkan pelatihan bagi para pemilik topeng monyet ini untuk menjalani profesi baru.
Menurut data dari Detik Jaktim, para pengamen sekaligus pelatih topeng monyet ikhlas menyerahkan monyetnya ke BKSDA Jatim. Sebanyak 22 orang pengamen topeng monyet di Desa Kertosari menyerahkan monyet milik mereka. "Kita berikan kompensasi untuk alih profesi sebesar Rp 3,5 juta atas keikhlasan mereka menyerahkan monyet untuk kami lepas liarkan," ujar PLT Kabid I BKSDA wilayah Madiun Andik Sumarsono, Kamis (2/3/2023). Beberapa pekerja topeng monyet ini mengembalikan monyet kepada pihak yang terdidik atau ke penangkarannya lalu mereka mencari pekerjaan lain.
Jikalau memang ikhlas, mengapa mereka tidak menyerahkan monyetnya sejak awal? Mengapa harus dipancing menggunakan uang terlebih dahulu?
Jika sudah di kembalikan kepenangkaran atau pihak terdidik muncul beberapa pertanyaan, apakah para monyet yang sebelumnya hidup sendiri ini bisa beradaptasi dengan koloninya? Apakah mereka bisa hidup seperti habitat aslinya? Apakah kepribadian mereka akan mengubah lingkungan barunya? Dan apakah monyet pekerja ini bisa hidup tanpa di kucilkan dari koloninya? Masih banyak pertanyaan yang sampai sekarang tertanam dalam dalam.
Walaupun sudah masuk kedalam kategori Endangerd/Terancam punah, belum ada sanksi atau hukuman yang tegas dalam mengatasi kepunahan spesies monyet ekor panjang ini. Menurunnya jumlah spesies monyet ekor panjang ini dapat mengakibatkan rusaknya ekosistem yang ada di dalam hutan.
CARA YANG DAPAT KITA LAKUKAN UNTUK MENGHADAPI MASALAH INI
Menurut saya pribadi, ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga spesies monyet ekor panjang ini.
1. Menegaskan kesadaran masyarakat
Walaupun pada tahun 2023 ini jumlah pekerja topeng monyet sudah sangat amat berkurang dibandingkan dengan 10 tahun lalu tetapi masalah diperjualbelikan satwa yang terancam punah ini masih bersebaran. Fakta yang saya dapatkan dari obrolan saya dan teman saya adalah masih banyak oknum oknum yang memanfaatkan monyet ekor panjang ini untuk mendapatkan uang dengan cara transaksi jual beli, bahkan untuk menarik perhatian ada beberapa oknum yang memberi warna pada bulu monyet yang mereka jual.
2. Menegakan hukum
Menurut Antaranews.com “Hukuman pelaku usaha topeng monyet salah satunya itu diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 302 yang mengatur tentang penyiksaan hewan,” kata Kepala Divisi Satwa Liar, Jakarta Animal Aid Network (JANN) Zai ketika ditemui Jumat.
Namun hukuman ini belum bisa menjeratkan para oknum oknum yang menyiksa bahkan menyebabkan kepunahan spesies monyet ekor panjang ini.
3. Rehabilitas
Membuat rehabilitas kepada monyet monyet yang telah dikembalikan kepada pihak yang terdidik dan penangkaran. Para monyet harus di rehabilitaskan sampai bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sebab mau bagaimana pun para monyet yang sudah terbiasa hidup sendiri ini pasti memiliki kepribadian yang berbeda dengan monyet dengan habitat aslinya dan akan menyebabkan kesenjangan antar monyet dalam berkoloni.
4. Habitat
Beberapa orang merasa terganggu dengan spesies monyet ekor panjang, karna mereka kerap sekali datang kepermukiman dan membuat masyarakat membunuh, mengurung, bahkan menjual untuk mendapat keuntungan. Masalah ini harusnya masyarakat sadar akan wilayah yang mereka tempati, mungkin saja masyarakat ini mengambil bahkan merusak wilayah habitat asli monyet ekor panjang dan menyebabkan para monyet ini menyerang kembali kepada masyarakat.
Oleh karna itu, lebih baik kita membatasi antara hutan dalam dan hutan tempat tinggal para masyarakat dan menjaga alam agar tercipta kenyamanan antar semua makhluk hidup.
Sekian artikel yang dapat saya susun, kurang lebihnya mohon untuk di koreksi.
JAGA LAH ALAM KARNA KITA AKAN SELALU HIDUP BERDAMPINGAN DENGANNYA!
KEREN BEBEB ACUUU 🥰🥰🥰🥰
BalasHapuskereen sudah runut dan bagus sumber nya...ditingkatkan gambar ilustrasi supaya lebih hidup tulisannya
BalasHapus